Unik, setiap setahun sekali pulau di Ausralia ini dikuasai ribuan kepiting merah. Christmas Island atau Pulau Natal adalah pulau kecil di Samudera Hindia. Pulau ini dinamakan Christmas karena ditemukan pada hari natal, tanggal 25 desember. Pulau yang sebagian besar penduduknya keturunan Tionghoa ini menjadi lokasi sebuah fenomena alam langka, migrasi besar-besaran kepiting merah. Menurut situs Christmas Island Crabs, setiap setahun, diawal musim hujan jalanan dan pantai Pulau Natal dipenuhi kepiting merah. Kepiting-kepiting ini bergerak dari hutan ke pantai untuk berkembang biak dan bertelur. Migrasi kepiting biasanya berlangsung pada bulan oktober sampai November. Namun untuk tahun ini diprediksi terjadi sekitar tanggal 18 Desember. Kepiting yang hidup di pulau ini adalah jenis Kepiting Merah Pulau Natal (Gecarcoidea natalis).

Menurut situs resmi Christmas Island Tourism Association, kepiting merupakan Omnivora. Mereka memakan apa saja, antara lain daun-daun gugur , buah-buahan, biji-bijian, bunga, hewan mati dan sampah manusia. Kadang mereka juga menunjukkan perilaku kanibalisme. Selain itu, kepiting merah ini selalu aktif di siang hari, karena itulah selama migrasi mereka sering mengganggu aktivitas manusia, karena mereka harus melintasi jalan raya untuk mencapai pantai. Akibatnya kepiting-kepiting ini sering terlindas kendaraan atau menyebabkan ban kendaraan bermotor bocor. Para pengelola taman nasional yang menaungi habitat para kepiting ini sampai harus membuat pengaturan ‘lalu lintas’ setiap waktu migrasi tiba. Para rangers memasang ‘pagar kepiting’ di sepanjang jalur migrasi untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Karena sudah terbiasa, penduduk Pulau Natal pun sadar untuk lebih berhati-hati dalam mengemudi setiap masa migrasi kepiting tiba.

20141204193434-1-migrasi-kepiting-merah-pulau-natal-001-tantri-setyorini 20141204193440-3-migrasi-kepiting-merah-pulau-natal-002-tantri-setyorini

Trends Mebel Terbaik:

harga kepiting mera, harga kepiting merah, Kepiting terbesar