Mainan online sangat digemari oleh anak-anak masa kini tetapi harus disadari bahwa ada pengaruh negative yang signifikan muncul dari televisi, media online, video games, internet dan film untuk pertumbuhan anak Anda. Pengaruh ini tidak akan terlihat dalam sekejap tetapi akan meningkat setiap harinya. Seperti apa pengaruh mainan online terhadap perkembangan anak usia 5-12 tahun?

Anak usia 5-12 tahun berkembang dengan rasa keingintahuannya yang tinggi dan keaktifannya dalam berkatifitas untuk meningkatkan atribut diri, nilai-nilai akan berbagai hal kehidupan, kemampuan diri serta keahlian yang akan membantu mereka untuk berkembang menjadi manusia yang berguna saat dewasa nanti. Ketika mereka dibiarkan hanya berkutat dalam dunia mainan online yang selebar layar maka mereka akan kehilangan nilai-nilai kehidupan yang seharusnya ditemui di masyarakat.

Setiap orangtua senang membiarkan anak mereka asyik dengan mainan online karena anak tidak akan mengganggu aktifitas orangtua di rumah. Ada juga orangtua yang tidak suka dengan mainan online dan memilih membiarkan anak mengeksplorasi dunia luar dengan bermain secara aktif sepuasnya dalam koridor kegiatan luar rumah yang bermanfaat.

Memang, mainan online juga memberi pengaruh positif bagi perkembangan anak tetapi ada baiknya orangtua menyediakan kebutuhan anak secara seimbang. Jika anak dibiarkan terlalu lama dengan  mainan online maka anak akan berkembang menjadi anak yang egois karena jarang bersentuhan dengan dunia luar secara fisik. Pengaruh mainan online terhadap perkembangan anak usia 5-12 tahun memang cukup siginifikan dan bisa terlihat perbedaannya.

Yang pasti, anak usia 5-12 tahun adalah anak-anak yang aktif dan suka bermain riang di halaman rumah bersama mainan-mainan fisik yang nyata. Mainan-mainan itu selain menghemat biaya juga lebih memberikan kebebasan pada anak untuk mengetahui banyak hal. Anak juga lebih sehat karena bisa bergerak dan mengolah tubuh mereka sambil bermain. Anak yang hanya asyik memainkan mainan online tidak membiarkan tubuhnya bergerak lebih banyak dengan berbagai aktifitas yang mengeluarkan keringat.

Orangtua harus menyadari bahwa mainan online yang membuat anak asyik sendiri di depan layar membuat mereka malas menggerakkan badan. Anak yang aktif bergerak adalah anak yang sehat secara fisik. Anak yang cerewet dan banyak bertanya adalah anak yang penuh dengan keingintahuan tinggi. Anak yang mandiri adalah anak yang bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Jadi memang pengaruh mainan online terhadap perkembangan anak usia 5-12 tahun sangatlah terlihat nyata. Mari, bersikap bijak dengan mainan online masa kini.

gadget-anak