Zat bernama capsaicin yang membuat cabai terasa pedas ternyata tak hanya bisa membantu membakar lemak, tetapi juga membunuh sel kanker dan memperpanjang usia pasien kanker. Penelitian sebelumnya mengungkap bahwa mengonsumsi makanan pedas bisa menurunkan tekanan darah, mengurangi kolesterol pada darah, dan mencegah penggumpalan darah. Zat yang menyebabkan rasa pedas juga bisa membuat sel kanker melakukan ‘bunuh diri’. Selain itu, cabai juga diketahui bisa mencegah penyakit kanker.

Penelitian yang dilakukan pada tikus mengungkap bahwa capsaicin bisa membunuh sel tumor dan memperpanjang usia tikus hingga 30 persen. Hal ini bisa saja memiliki efek yang sama pada manusia, namun penelitian lebih lanjut perlu dilakukan oleh peneliti untuk mengetahui efeknya dengan lebih jelas. Penelitian terbaru yang diterbitkan oleh Journal of Clinical Investigation menjelaskan bahwa capsaicin bisa membunuh sel tumor dan mencegah kanker usus. Peneliti menemukan bahwa reseptor TRPV1 bisa menekan pertumbuhan sel tumor dan mencegah kanker. Meski begitu, bukan berarti Anda harus mengonsumsi cabai atau makanan pedas dalam jumlah yang banyak. Terlalu banyak mengonsumsi cabai juga bisa memberi efek buruk pada pencernaan.

cabai