Mira Lesmana mencuit pernyataan mengejutkan via Twitter pada Selasa dua pekan lalu. Produser film kawakan itu bilang akan membuat sekuel Ada Apa Dengan Cinta (AADC) jika film drama martial art terbarunya,Pendekar Tongkat Emas, meledak di pasaran. Cuitannya itu langsung di-retweet hingga 778 kali dan menuai 166 favorite dari para follower-nya.

Namun, yang menjadi pertanyaan, apakah Mira Lesmana sekadar mempromosikan film Pendekar Tongkat Emas atau sungguh-sungguh berniat bikin AADC 2? “Saya ulangin aja, ya. Kalau mau dibikin AADC, kalau (Pendekar Tongkat Emas) meledak, gue bikin hehe. Itu statement yang serius,” ujar Mira Lesmana ketika ditemui Muvila.com di bilangan Tebet, Jakarta pada Senin, 24 November lalu.

Dalam wawancara tersebut, Mira sampai dua kali mengulang kalimat, “Itu statement yang serius”, dengan raut wajah yang juga serius. Begitulah respon produser dari Miles Films ini terkait kesuksesan mini drama Ada Apa Dengan Cinta ?-2014 dari Line. Akibat mini drama berdurasi 10 menitan itu, Mira memang dibombardir banyak permintaan orang-orang untuk bikin sekuel Ada Apa Dengan Cinta?.

Akan tetapi, sejujurnya ia tak menyangka atas kondisi tersebut. Apalagi, tekanan terhadap Mira untuk membuat sekuel AADC rupanya sudah mencuat sejak penjualan tiket bioskopnya laris manis bak kacang goreng pada tahun 2002. Sejak itu, ide untuk melanjutkan roman Cinta (Dian Sastrowardoyo) dan Rangga (Nicholas Saputra) telah berputar-putar dalam benak Mira.

Pressure-nya sangat tinggi sekali. Tapi saya memang punya kecenderungan, kalau sedang punya sesuatu yang sukses, saya mundur selangkah dua langkah,” ungkapnya.

Ia memberi contoh. Ketika film Petualangan Sherina sukses berat ketika dirilis pada tahun 2000, ia tak memutuskan untuk bikin sekuelnya. AADC pun tak disangka-sangka Mira bisa melampaui kelarisan Petualangan Sherina. Namun, sewaktu muncul tekanan penonton untuk bikin sekuel dari film produksinya yang laris, Mira berusaha menyampingkan ego.

“Ketika pressure itu datang dari luar, kita kan harus bertanya, ini benar-benar kita buat karena kita dari hati pengen membuatnya, atau hanya karena pressure saja,” kata produser kelahiran tahun 1964 ini. “Aduh, pressure-nya cukup besar untuk membuat sekuel dari film legendaris yang kita hasilkan kayak AADC. Tidak semudah itu.”

Maka, Mira dan Riri Riza, partner produser di Miles Films, memilih untuk menunggu momen yang tepat. Kemudian muncullah penawaran dari Line, produk aplikasi instant messaging terkenal asal Korea Selatan, yang berniat menggunakan kisah AADC untuk promosi fitur gres mereka. Mira pun menerima tawaran Line tersebut. Padahal, penawaran sejenis itu bukanlah yang pertama diajukan kepada Mira.

Sebelumnya, ada produk lain yang juga ingin menggunakan AADC. Semuanya ditolak, karena ketidakinginan Mira. Tetapi, kemudian Line datang dengan membawa ide baru yang menarik dan cukup sejalan dengan ide besar cerita AADC. Apalagi, ide Line juga tidak mematikan cerita film yang ditulis oleh Prima Rusdi, Mira Lesmana dan Riri Riza itu. “Saya berpikir, why not? Dari sekian banyak pressure, mungkin saya akan bisa bernapas kalau saya kasih sekarang versi 10 menitnya. Ternyata pressure-nya malah tambah besar,” kata Mira.

Lalu, mengapa kemudian Pendekar Tongkat Emas (trailer-nya bisa ditonton disini) menjadi patokan supaya proyek sekuel Ada Apa Dengan Cinta? bisa terlaksana? Apakah malah tidak akan menjadi tekanan baru?

Mira dan Riri Riza rupanya tak mau bergantung secara finansial kepada pihak lain untuk memproduksi sekuel AADC ini kelak. Oleh sebab itu, jika Pendekar Tongkat Emas mampu meraih jumlah penonton yang besar, maka kondisi tersebut dapat menandakan dua hal, yakni penonton Indonesia kembali bergairah terhadap film Indonesia.

“Kalau penonton excited, saya juga exicted. Kita tahu penonton Indonesia sekarang menurun jumlahnya. Kadang ada banyak orang bilang ‘bikin ini dong, bikin ini dong’, belum tentu juga dia pergi ke bioskop. Cuma ngomong doang. Saya butuh pembuktikan. Kalau memang Pendekar Tongkat Emas itu disambut dengan excitement, ini menjadi bukti bahwa saya harus melangkah dan membuat Ada Apa dengan Cinta? 2. Dan itu statement serius,” ujar Mira.

rez_016 cuitan-mira-lesmana-tentang-bikin-film-sekuel-aadc