Sudah seharusnya makanan tradisional mendapat tempat prioritas di negeri sendiri. Salah satu taktiknya yaitu membuat cara penyajiannya lebih moderen. Coorporate Chef Hotel Horison, Hendro Soejadi, memprediksi Kuliner Nusantara bakal menjadi tren tahun ini. Ia berpendapat bahwa saat ini semakin banyak chef lokal percaya diri dan mampu mengolah hidangan tradisional. Selain rasanya yang khas, salah satu strategi untuk mengangkat pamor makanan tradisional di tengah masyarakat Indonesia, para chef lokal harus kreatif menyajikan kuliner tradisional. Tampilannya harus moderen.

Traditional cuisine tapi modern presentation, ini yang menurut saya para chef lokal akan lakukan untuk mengangkat makanan tradisional. Biasanya dari tampilan penyajiannya orang akan berselera untuk menikmati sebuah makanan,” kata Chef Hendro ketika berbincang, Senin 5 Januari 2015.

Dia mencontohkan Opor Ayam atau Rendang Daging. Semestinya, hidangan Nusantara ini disuguhkan dengan cara yang lebih moderen sehingga semakin mengundang selera makan pencinta kuliner. Salah satu alasan yang membuat para chef lokal semakin bangga mengolah makanan tradisional, menurut Hendro, adalah justru karena makanan tradisional lebih sulit pengolahannya ketimbang makanan Eropa atau Barat.

“Makanan Eropa itu lebih mudah cara pengolahannya. Coba kalau makanan tradisional bahan-bahan bumbunya harus dihaluskan dulu, diblender, ditumis sampai harum, sampai keluar minyaknya, tapi justru ini yang menantang kemampuan chef kita untuk membuat masakan yang lezat,” tutup pendiri sekolah culinary Foodies Academy ini.

IMG_0706

 

Trends Mebel Terbaik:

lihat masakan rumahan yang disajikan di meja makan, Meubel Hendro Bengkulu