Anak adalah anugerah titipan Tuhan yang diberikan kepada kita selaku orang tua, di ibaratkan sebuah kertas polos putih bersih tanpa noda akan di isi tinta warna apa kertas itu ? tinta hitam, tinta biru, tinta merah atau tinta emas terserah kita yang akan menggunakannya. Begitu pula dengan anak tergantung cara anak mendidik anaknya. Mendidik anak saat usia dini sangat penting untuk masa depan anak dalam membangun pribadi dengan budi pekerti yang luhur, cerdas, pintar dan memiliki akhlak yang sholeh dan sholehah. Anak sebagai generasi penerus silsilah keturunan keluarga yang menjadi pewaris seluruh harta kekayaan dari kedua orang tuanya.

Cara mendidik anak saat usia dini atau balita yang salah akan menjerumuskan kedua orang tuanya baik di dunia maupun akhirat. Cara mendidik anak kecil mulai balita hingga dewasa menjadi anak berbakti, soleh dan solehah bukan hal yang mudah, diperlukan sikap setia, kasih sayang, kesetiaan dalam membesarkan anak agar kelak menjadi generasi penerus yang bermanfaat bagi dirinya dan terlebih bangsa dan Negara.

Berikut beberapa cara mendidik anak usia dini agar cerdas dan pintar :

  1. Ajarkan tata karma

Setiap kata yang anda ucapkan dan katakan atau setiap tindakan yang anda kerjakan bisa diingat serta diikuti oleh anak balita anda jika ia melihat atau mendengarkan. Untuk itu anda dapat mengajarkan mereka tata krama yang sederhana, misalnya adegan mengucapkan silahkan, permisi serta terima kasih. Contoh, apabila anda ingin balita anda untuk memberikan suatu hal, anda dapat mengarahkan pada objek seta menyebutkan “ tolong “, serta saat objek diberikan kepada anda  dengan mengucapkan “terima kasih”. Saat anda marah, dan perlu di ingat untuk tidak menyebutkan kata-kata kasar di depan anak balita anda karena dapat ditiru oleh anak anda.

  1. Pahami Sifat dan karakter anak

Orang tua yang baik berusaha memahami karakter anaknya. Ada anak yang sejak awal menunjukkan karakter pemalu, periang, introvert, extrovert atau percaya diri. Sebaiknya perlakukan mereka sesuai dengan karakternya, dan jangan memaksakan anak untuk menjalani karakter lain. Atau memaksanya melakukan sesuatu yang dia belum merasa siap.

  1. Manfaatkan Momen bersama anak

Jika anda orang tua bekerja, maka pintar-pintarlah menggunakan kesempatan terbatas untuk berkomunikasi dengan anak anda seefektif mungkin. Sambil bercanda usahakan mendapatkan pembicaraan yang berisi. Gunakan juga kesempatan untuk menanamkan nilai-nilai positif ketika anda menemani dia menonton televisi.

  1. Ajarkan anak untuk bersikap disiplin

Jika anak sedari kecil dibiasakan untuk disiplin, maka dia akan menjadi pribadi yang teratur setelah dewasa. Terapkan mulai hal-hal yang kecil. gosok gigi, cuci kaki, merapikan tempat tidur setelah bangun pagi, sangat baik untuk membiasakan hidup mereka lebih teratur setelah dewasa. Terapkan disiplin secara konsisten,. Jika anak melalaikannya tidak ada salahnya anda memberikan sangsi.

  1. Sabar dan tahan amarah juga emosi kepada anak

Perilaku anak kadang membuat orang tua kesal dan jengkel. Sebagai orang tua harus bersikap sabar dihadapan anak, jangan sampai anak menjadi objek omelan, luapan emosi atau bahkan sampai membuat kita tak menghiraukan dan memperhatikannya.

Tips-agar-Bayi-Cerdas

 

Trends Mebel Terbaik:

lemari dan dipan pintar