Tersangka kasus penghinaan terhadap presiden Jokowi Dodo, Muhammad Arsyad telah ditangguhkan penahanan mulai senin (31/11/2014). Arsyad yang telah menghina presiden Jokowi lewat akun facebooknya, ditahan sejak 23 Oktober 2014 di Mabes Polri. Juru bicara keluarga Arsyad, Fahrur Rohman mengatakan, pria 24 tahun itu kembali ke rumah kontrakannya di kawasan Kampung Rambutan, Jakarta Timur, pada pukul 07.30 WIB.

“Tadi diantar sama polisi pagi-pagi,” kata Fahrur saat dihubungi di Jakarta, Senin (3/11/2014). Menurut Fahrur, tak ada pemberitahuan khusus ke pihak keluarga atas pemulangan Arsyad tersebut.

“Mendadak. Sama sekali nggak ada. Memang kita pas datang ke sini sudah ada Arsyad,” ucap dia.

Fahrur menambahkan, kondisi Arsyad saat ini baik meski telah ditahan lebih dari 10 hari di Mabes Polri. “Sehat, baik, nggak ada keluhan sakit, cuma tadi pilek saja katanya” tutup Fahrur.

Perbuatan Arsyad yang menghina Jokowi dengan gambar-gambar model porno dilaporkan ke polisi oleh kuasa hukum Jokowi pada 27 Juli lalu. Kasus ini kemudian di proses oleh polisi dan Arsyad dijerat pasal berlapis, yaitu Pasal 29 Juncto Pasal 4 ayat 1 UU Nomor 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi, Pasal 310 dan 311 KUHP, Pasal 156 dan 157 KUHP, dan Pasal 27, 45, 32, 35, 36, 51 UU Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE. Namun Presiden Jokowi memaafkan Arsyad dan akhirnya polisi membebaskannya.

038261100_1414841771-141101.Istana1