Sebagian orangtua memilih untuk memberikan dot kepada bayi mereka untuk menenangkan mereka saat rewel. Apakah anda juga melakukan hal yang sama? Atau malah sebaliknya, anda adalah termasuk pihak yang kontra dengan penggunaan dot? Memberikan dot kepada bayi adalah ibarat dua sisi mata uang, ada dampak positif dan negatifnya. Jadi, keputusan untuk memberikan atau tidak memberikan dot ada di tangan anda. Ada beberapa manfaat dari memberikan dot kepada buah hati berikut ini :

Pertama, dot bisa membantu menghentikan rewel bayi. Bayi akan berhenti rewel ketika mereka disodori dot. Pasalnya bayi memiliki sifat “bahagia” ketika mereka menghisap sesuatu. Jadi, ketika bayi anda rewel dan anda tidak tahu penyebabnya, tenangkan mereka dengan dot. Selain menenangkan, dot juga berfungsi sebagai distraktor. Misalnya ketika si kecil akan diimunisasi. Agar mereka terdistraksi, maka berikan dot untuk dihisap. Jika buah hati anda susah tidur padahal mereka sudah kenyang, berikan dot. Ini adalah manfaat dot lainnya: memudahkan buah hati untuk lebih cepat tertidur.

Begitu pula saat anda membawa buah hati anda untuk bepergian dengan naik pesawat. Tekanan udara akan membuat mereka tidak nyaman. Berikan dot untuk membuat bayi anda merasa lebih nyaman dengan perubahan tekanan udara yang mereka rasakan. Manfaat penting lain dari dot adalah mencegah terjadnya Sudden Infant Death Syndorme (SIDS). Bagi ladies yang memberikan ASI kepada buah hati anda, pastikan bahwa anda memberikan dot saat usia buah hati anda sudah mencapai 3 sampai 4 minggu. Sebelum itu, don’t. Selain manfaat positif, memberikan dot kepada bayi juga menimbulkan sejumlah hal negative. Beberapa hal yang menimbulkan negative terhadap bayi di antaranya adalah :

  1. Dot dapat mengganggu kegiatan menyusui.
    Jika buah hati diberikan dot terlalu awal, maka ada kemungkinan bahwa durasi menyusui akan berkurang dan mereka akan lebih menyukai menghisap dot.
  2. Dot membuat bayi ketergantungan.
    Jika buah hati terbiasa ditenangkan dengan menggunakan dot, maka hal ini akan membuat mereka ketergantungan, bayi hanya akan diam jika mereka menghisap dot.
  3. Dot menyebabkan timbulnya masalah pada pertumbuhan gigi anak.
    Jika si kecil terbiasa menghisap dot hingga mereka berusia satu tahun, bisa jadi pertumbuhan gigi mereka akan terganggu, misalnya gigi anak tumbuh tidak rapi.

Setelah melihat sisi positif dan negative dari dot, keputusan mana yang ladies ambil? Jika anda tetap akan memberikan dot untuk buah hati, maka pastikan bahwa anda tidak memberikan dot ketika bayi belum berusia 3-4 minggu. Selain itu, selalu jaga kebersihan dot dengan mencucinya secara rutin.

amankah dot untuk bayi